/home/n1082660/public_html/opac.sukmalhokdigital.sch.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Arafat Nur%" ]
Novel Tanah Surga Merah karya Arafat Nur bercerita tentang Murad, seorang mantan tentara Gerakan Aceh Merdeka yang kembali ke kampung halamannya setelah menjadi buronan pemerintah.
Puisi-puisi dalam buku ini adalah upaya saya berdamai dengan diri sendiri, sekalipun sesekali kemarahan muncul dalam bentuk yang redam. Saya menekan emosi agar tidak meledak menjadi sarkas murahan yang akan mengesankan puisi-puisi ini bertindak seumpama preman pasar yang menghakimi orang-orang menyebalkan di sekelilingnya. Untuk sementara (entah kelak), tampil elegan dan bersahaja agaknya jauh …
Inilah novel menyentuh dan mencerahkan berlatar Aceh pada masa penuh gejolak setelah kejatuhan Soeharto. Lampuki adalah sebuah satir cerdas tentang gebalau konflik antara tentara pemerintah dan kaum gerilyawan yang pada ujungnya menyengsarakan orang-orang kecil tak berdosa.
Sebagai pejuang, Asrul selalu hidup dalam kewaspadaan. Bersama kelompoknya, Asrul sering bergerilya di hutan dan bertempur melawan tentara nasional. Di mata Asrul, tentara telah berlaku semena-mena terhadap penduduk. “Mereka bebas membunuh siapa saja, tak soal salah benar. Lagipula, negara sudah melindungi mereka, memberikan payung hukum untuk membunuh siapa saja,” ucapnya (hlm 74). Itulah …
Terlahir dengan kaki cacat, Kawi Matin tidak pernah mengeluh. Ia menerima segala kekurangannya meski orang memandang hina. Sebagai anak petani miskin, dia hanya ingin menjadi manusia biasa. Dengan segala kekurangan itu dia mengasihi siapa saja. Tapi hidup seolah tak pernah usai mengujinya. Abang yang selalu membelanya dari keusilan anak-anak nakal tewas mengenaskan oleh serudukan lembu betina. …
Cerita peraqng dalam karya Arafat Nur tidak semata-mata hadir sebagai tragedi, melainkan juga sesuatu yang menghibur lewat gaya bertutur narator (atau tokoh cerita) yang ada kalanya jenaka, juga natural. Dengan gaya seperti itu, fakta-fakta sejarah perang bersenjata yang lekat dengan peristiwa pembunuhan, penculikan, pemerkosaan dan kekejaman lainnya hadir di hadapan pembaca sebagai kisah tanpa…