/home/n1082660/public_html/opac.sukmalhokdigital.sch.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "7%" ]
Buku Detektif Conan Vol. 3 mengisahkan Conan dan Ran yang terpaksa menumpang di kapal yang disewa keluarga Hatamoto untuk kembali ke Tokyo. Saat makan malam, Gozo, kepala keluarga Hatamoto ditemukan tewas di dalam kamarnya. Conan melihat keanehan pada kejadian ini, seperti serbuk roti terdapat di atas darah korban. Conan menemukan bahwa Gozo ditembak dengan pedang, tetapi ada banyak keanehan ya…
Raya dikeluarkan dari sekolah! Sekolah apa itu? Bukannya sekolah memang buat anak yang masih bodoh biar bisa jadi pintar? Kenapa yang dianggap bodoh malah disisihkan? Untungnya, itu membuat Raya jadi belajar bersama Pupus. Di tempat di mana yang bodoh dan pintar, yang lamban dan cepat, yang belajar dan mengajar, tidak ada bedanya.
Pupus sudah belajar bahwa tiap orang itu unik dan berharga. Bahwa belajar membutuhkan kegigihan. Bahwa pertumbuhan memerlukan orang lain. Bahwa tidak ada proses yang percuma. Bahwa kebaikan butuh lebih dari sekadar niat. Bahwa tiap pencapaian,layak buat dirayakan. Kini tiba waktunya Pupus menggunakan pelajaran yang telah ia dapat untuk melangkah maju, melalui masalah-masalah k…
Ceritanya mengikuti perjalanan Pupus setelah memutuskan untuk belajar hal-hal yang ingin dikuasainya di luar sistem pendidikan formal. Ia berinteraksi dengan Profesor Suryo dan tokoh seperti Madame Lie, seorang kawan lama Profesor, serta Mak Luwe, pemilik warung. Melalui kegiatan sehari-hari, seperti belajar membuat bubur dan berinteraksi dengan tokoh-tokoh di sekitarnya, Pupus mendapatkan pela…
Ada wahana rumah hantu baru di mal dekat sekolah! Tentu saja Fay langsung mengajak kedua sahabatnya, Zoy dan Zoya untuk mencoba wahana itu. Awalnya, mereka kira akan seru. Tapi ternyata susananya sangat gelap dan terasa mencekam. Belum lagi, Zoya yang tiba-tiba menghilang! Apa yang terjadi? Bagaimana cara mereka bisa keluar dari wahana itu dan menyelamatkan Zoya?
Fani lebih suka jajan daripada makan makanan yang sehat. Makanya, ibu sengaja tidak memberi uang jajan agar Fani terbiasa makan makanan sehat buatan ibu. Sayangnya, Fani malah ngambek dan nekat memecahkan celengannya demi bisa jajan camilan kesukaannya.
Cerita dalam buku ini mengeksplorasi makna belajar yang lebih luas di luar batasan sistem pendidikan konvensional. Jika sebelumnya belajar dianggap sebagai jalan untuk menjadi kaya atau terkenal, tokoh Pupus belajar bahwa esensi dari proses belajar sebenarnya adalah untuk melindungi, membantu, memerdekakan, serta merayakan kehidupan itu sendiri. Komik ini cocok bagi pembaca yang ingin melihat p…
Buku ini merupakan bagian dari seri Pupus Putus Sekolah . Ceritanya berpusat pada karakter utama bernama Pupus, seorang anak yang menghadapi berbagai liku-liku hidup setelah neneknya meninggal dan harus berpindah dari pengasuhnya Dalam volume Anak Baik , cerita menyoroti pergolakan batin Pupus yang berniat ingin menjadi anak yang baik. Namun, niat baik tersebut sering kali membawa pada situasi…
Buku ini fokus menganalisis arti sebuah keluarga bagi seorang anak yatim piatu bernama Pupus. Setelah orang tuanya tidak ada dan nenek yang merawatnya meninggal dunia, kehidupan Pupus harus berpindah-pindah dan "digilir" di antara paman dan bibinya.
Putri punya kebiasaan buruk, yaitu susah bangun pagi. Hampir setiap hari ia datang terlambat ke sekolah. Putri sebenarnya sedih dan malu karena selalu dihukum dan ditertawakan. Untungnya, Bunda punya ide supaya Putri bisa belajar bangun pagi. Berhasilkah cara Bunda?