Fiksi SMP
Humor Politik Indonesia
Kisah fiktif ini terjadi di zaman Orde Baru.
Mbak Tutut memasuki pintu tol. Dia memberikan selembar uang limapuluh ribuan ke petugas, kemudian berkata, “Sisanya ambil saja, Mas.”
Petugas tol tersenyum senang.
Naik mobil sportnya, Tommy Soeharto meluncur memasuki gerbang tol. Dia memberikan selembar uang ratusan ribu. “Kembaliannya buat Mas saja.”
Petugas tol ketawa-ketawa kegirangan.
Beberapa saat kemudian, Presiden Soeharto memasuki gerbang tol yang sama. Dia memberikan selembar uang dua puluh ribuan. Petugas tol terpaku bingung, mau kasih uang kembalian apa tidak.
“Kembaliannya mana Mas?”
“Maaf Pak, tadi Mbak Tutut dan Mas Tommy juga lewat sini. Mereka enggak minta uang kembalian.”
“Ah, jangan begitu dong Mas. Mereka kan anak-anak Presiden, jadi pantas saja kalau tidak minta uang kembalian. Sedangkan saya kan cuma anak petani…”
| P09620S | 817 FEL H | Kesusasteraan | Available |
No other version available