Revitalisasi Gugus Sekolah
Keberadaan gugus sekolah sejak di sosialisasikan sampai dengan sekarang ini ternyata belum mampu berperan secara optimal sebagai bengkel kerja atau wadah pengembangan profesi guru. Keberadaannya dapat diilustrasikan sesuai dengan pribahasa "hidup segan mti tak mau". Padahal idealisme awalnya, gugus sekolah harus mampu berfungsi sebagai bengkel kerja untuk senatiasa meningkatkan kemampuan profesional guru terkait dengan peningkatan mutu pembelajaran dalam koridor peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan-kegiatan yang dikembangkan di gugus sekolah dirasakan masih belum optimal, proposional, efektif, rasional dan akuntabel meski berbagai upaya untuk menghidupkan gugus sekolah terus secara gencar dilakukan pemerintah melalui pengadaan bantuan, block grant gugus, lomba gugus sekolah, atau intevensi dalam bentuk lainnya.
Adanya hasil pemikiran tentang "revitalisasi gugus sekolah" mudah-mudahan mampu membangkitkan keberadaan gugus sekolahs ehingga kembali berperan secara optimal dalam percaturan peningkatan kompetensi profesional guru. Upaya ini diharapkan akan memiliki arti dan memberi kontribusi yang positif bagi peningkatan mutu pendidikan di negara tercinta Indonesia.
| P00011S | 370.6 Ase r | Sukma Library Corner (370.6) | Available |
No other version available