/home/n1082660/public_html/opac.sukmalhokdigital.sch.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 890" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Es%" ]
Alexa punya harmonika bagus bergambar bunga. Tapi, Alexa tidak pandai memainkannya. Surat dari kakek, akhirnya membuat Alexa bersemangat untuk berlatih.
Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan cara tubuh mendeteksi dan menanggapi rangsang dengan indranya. Indikator : Menjelaskan cara tubuh menanggapi rangsangan dingin
Keluarga baru, sekolah baru, dan masa depan yang bagus. Aduuuh ... Anton bingung! Tawaran Bu Minah benar-benar membuat Anton sulit memilih. Kalau menolak, berarti cita-cita Anton sekaligus harapan Bu Minah menjadi sulit terwujud. Tapi, Anton tidak mau pergi. Anton sangat berat untuk meninggalkan rumah yang dari kecil menjadi tempatnya berteduh. Huhuhu ... gimana, dong! Olalaaa ... kenapa, sih,…
Alifa tinggal di Musical City. Di kota itu, setiap orang harus bisa memainkan salah satu alat musik. Sayangnya, Alifa tidak bisa satu pun! Suatu hari, ayah dan bunda Alifa pergi meninggalkan Musical City. Alifa dan ketiga kakaknya ditinggal bersama Tante Meliana, kakak ibu mereka. Sayangnya, Tante Meliana tidak sebaik yang Alifa bayangkan! Alifa dan kakak-kakaknya diharuskan mengikuti aturan b…
Arya adalah seorang anak yang gemar menulis. Ia sering menulis cerpen dan mengikutsertakannya ke berbagai lomba menulis. Suatu hari, ia membaca pengumuman lomba menulis di sebuah brosur. Tanpa berpikir panjang, ia langsung berniat mengikuti lomba tersebut. Bagaimana tidak, hadiahnya pergi berlibur ke Paris! Cerita apa ya yang akan ditulis oleh Arya? Apakah ia akan memenangkan lomba tersebut …
Ayla kecil yang baru kelas satu SD, akhirnya tahu kalau temannya, Zahra, yang semula dianggap anak orang kaya sedang mengalami masalah berat. ^Lala, sebenarnya..,^ Zahra mulai berhenti menangis. ^Sebenarnya, aku bukan orang kaya. Rumahku kecil. Pintunya dari tripleks. Cuma ada dua kamar. Satu kamar harus cukup buat Aku, Aa Fauzi, Teteh Rahma, dan Laila. Rizqi bareng Ummi dan Abi di kamar satu l…
Emak menatap terus foto calon preisden yang terdapat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemilihan Presiden. Ada perkataan emak yang membuatku terbang ke awan. Katanya Emak akan bangga kalau ada wajahku terpampang di foto calon presiden. Jadi presiden? Apa tidak salah, nih? Masa, orang miskin bercita-cita menjadi presiden. Perlu keajaiban, dong. Aku memang ingin menjadi presiden yang baik d…
Luna memberitahukan sebuah rahasia kepada Marie, sahabatnya. Dia telah menanam sekumpulan The Winter Roses di salah satu sudut sekolah mereka, France International Dormitory School. Wow ... baru sekali ini Marie melihatnya. The Winter Roses adalah bunga langka yang sangat mahal harganya. Sudah pasti banyak orang yang memburunya, termasuk segerombolan penjahat. Marie dan Luna pun berusaha menyel…
Friendly Girls 4ever adalah kelompoki anak perempuan cantik, pintar, sehat dan lucu. yang terdiri dari Prita, Karin, Clara dan Volin. Prita dan Clara punya karakter feminim, sebaliknya , Karin dan Volin agak tomboi, tetapi perbedaan itu justru mengakrabkan mereka.
Arrrggghhh ...! ALina geram. Siapa, sih, orang nulis crazy letter untuk Alina di mading sekolah? Tiga klai berturut-turut pula. Isinya malu-maluin Alina. Tahu enggak? Alina dijuluki " Nenek Pemarah" oleh teman-temannya. Wah, cari ribut ini namanya! Lain lagi cerita Jani yang sombongnya minta ampun. Kali ini, dia kena batunya, lho! Gimana , ya, rekasi Jani ketika dicuekinsepupunya yang kembali d…