Dia mulais ering pulang malam, mulutnya bau alkhohol. Bahkan tak sekali dua kali mengendus bau parfum perempuan dibajunya.
Dengan suara lemah dia bertanya kepadaku, “Mama… sa… yang nggak sa… ma Nila?” Aku mengangguk. Mataku menghangat dan basah. Nila tersenyum tipis.” Nila juga… sa… yang Mama,” suar…